10bet Entertainment City_Chiellini Puji Setinggi Langit Skuad Inggris, Tulus atau Mind Game?

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:09 jadwal Liga Kejuaraan Snooker

Sementara, bagi Italia, ini adalah final ketiga dalam dua dekade terakhir di Piala Eropa, lebih banyak ketimbang tim lain termasuk Spanyol, Jerman, dan Prancis. Maka italia dengan pengalamannya bermain di laga puncak punya keunggulan atas Inggris.

Pernyataan itu tentu saja bisa dimaknai sebagai pujian tulus Chiellini ke skuad Inggris. Tapi bisa jadi pula ada yang akan menduga itu hanyalah mind game dari si pemain veteran untuk bikin lawan over pede dan lengah.

"Itu membuat saya nyaris tertawa karena saya yakin cadangan Inggris pun bisa melaju ke final, karena kualitas pemain mereka luar biasa," sambungnya.

"Ini adalah permainan tim dan tidak penting apakah Chiellini dan Bonucci bisa meredam Kane serta Sterling - yang penting apakah Italia bisa mengalahkan Inggris."

Bek Italia, Giorgio Chiellini, memuji skuad Inggris yang berimbang di seluruh lini. Dengan pemain cadangan pun Inggris disebutnya tetap bisa ke final Euro 2020.

Simak rangkuman keseruan Euro 2020/2021 di sini.

"Tentu saja Kane dan Sterling berbeda dengan penyerang Inggris lainnya, dengan kualitas yang dimiliknya. Tapi, semua pemain Inggris memang top," ujar Chiellini seperti dilansir RTE.

"Kami akan coba meredam permainan mereka sebisa mungkin, tapi syukurnya ini bukan soal individu."

Inggris memang punya 26 pemain yang sebagian besar jadi andalan di klub-klub top Inggris. Bahkan Jadon Sancho yang tampil hebat di Borussia Dortmund, Phil Foden, Marcus Rashford, dan Jordan Henderson cuma jadi cadangan sepanjang turnamen ini.

Inggris dan Italia akan berjumpa pada laga puncak di Piala Eropa yang dihelat di Wembley, Senin (12/7/2021) dini hari WIB. Inggris relatif tidak diunggulkan mengingat mereka baru pertama kali melaju ke partai final.

Dengan segudang pemain berkualitas yang ada di dalam skuad The Three Lions, melaju ke final sudah jadi keharusan. Bahkan Chiellini yakin kalau Inggris bisa melaju mudah ke final dengan tim lapis kedua.

-

Apalagi Inggris tidak punya pengalaman bermain di final, setelah terakhir pada 1966 saat jadi juara Piala Dunia. Tapi, Chilellini selaku kapten Italia tidak percaya kalau Inggris minim pengalaman di final.